Entri Populer

Jumat, 18 Februari 2011

Fakta Dunia Pertambangan

        Dunia pertambangan telah berkembang pesat di Indonesia,hal ini dibarengi dengan keruskan Ekosistem di negeri kita.Banyak nya hal yang tidak kita sadari dengan tata cara penambangan yang benar,sehingga akan berimbas bagi anak cucu kita di masa depan.
        Akankah kita membiarkan hal ini terjadi????

     


          Akankah anak cucu kita hanya mendengar kisah negeri mereka yang hijau dan indah?
Atau kita berikan kesempatan pada anak cucu kita untuk menikmati keindahan negeri mereka dengan mata mereka sendiri,itu adalah tanggung jawab kita sendiri.
         





Semua tergantung kita sebagai pemilik negeri............................

Senin, 24 Januari 2011

Crop Circle

Satu lagi fenomena aneh di dunia yang semakin menambah setumpukan fenomena-fenomena yang sulit untuk dipecahkan oleh akal sehat manusia bahkan ilmuwan sekalipun.. yaitu Crop Circle.
Crop Circle merupakan fenomena alam penuh misteri yang sekarang paling sering di jumpai. Sudah hampir 350 tahun semenjak kemunculannya pertama kali di Inggris pada tahun 1647, sampai sekarang belum ada jawaban yang pasti bagaimana cara mereka terbentuk.
Crop circle adalah suatu bentuk lingkaran dan bentuk-bentuk lain seperti Geometri (kebanyakan berukuran besar/luas ), bahkan ada juga yang yang biasa ditemui membentuk citra makhluk hidup seperti kalajengking, bunga matahari, Lebah dan lain-lain berada di ladang pertanian khususnya gandum. Di Inggris, Canada, Amerika, Australia dan Jepang, banyak ditemukan fenomena crop circle. Fenomena ini biasanya muncul di musim panas saat ladang pertanian ditumbuhi dengan tanaman.. Bentuk geometri itu kadang berupa lingkaran-lingkaran atau bisa juga berbentuk rangkaian gambar yang unik, yang menunjukkan bahwa pembuatnya adalah makhluk yang cerdas. Tapi, crop circle ini bukan dibuat oleh manusia berdasarkan berbagai bukti yang telah diselidiki oleh para ilmuwan. Lantas mahkluk apa seperti yang kurang kerjaan membuat semua ini??? Crop circle banyak dijumpai di Inggris selatan.
Banyak yang mengkaitkan crop circle ini dengan kegiatan spiritual karena rangkaian bentuk geometri yang terbentuk di ladang pertanian itu (gambar-gambar itu terbentuk dengan tanaman yang rebah / roboh). Menurut informasi yang ada, kemunculan fenomena crop circle ini sering disertai juga dengan pemunculan UFO yang berbentuk bola cahaya. Sebuah video yang berhasil merekam proses terjadinya sebuah crop circle (di oliver’s castle tahun 1996, lihat foto atas) menunjukkan bahwa sebuah crop circle terbentuk dalam waktu hanya sekitar 20 detik saja. Padahal besarnya mencapai puluhan meter. Fenomena ini bahkan diperkirakan telah muncul sejak ratusan tahun lalu. Sebuah ukiran pahatan kayu dari abad 17 yang dinamakan “Moving Devil” menunjukkan ada makhluk yang dipercaya adalah setan, membuat kerusakan berupa lingkaran di ladang pertanian.
Kemunculannya di Rusia beberapa tahun yang lalu sangatlah menakjubkan, dimana mereka bermunculan silih berganti. Masyarakat sekitar yang melihatnya sungguh tidak mengerti bagaimana cara mereka bisa terbentuk secepat itu dalam kurun semalam saja, sekitar 6-7 crop circle dengan ukuran yang besar telah terbentuk dihamparan ladang gandum mereka. Yang membuat mereka semakin berdecak kagum adalah macam-macam bentuk dari crop circle itu sendiri, ada yang membentuk citra bunga matahari yang luar biasa indahnya. Sampai saat ini banyak spekulasi dan pandangan mengenai peroses terbentuknya Crop Circle. Ada yang beranggapan fenomena tersebut memang dibuat oleh manusia, tapi ada pula yang beranggapan murni dari proses gejala alam. Avebury Trusloe, nr Beckhampton, Wiltshire. Reported 30th June 2006 spekulasi-spekulasi dan asumsi orang tentang crop circle Lingkaran aneh nan misterius di ladang gandum adalah fokus yang selalu menarik perhatian dan penelitian dari kalangan ilmuwan, dan hingga kini belum ada kesimpulan atas sebab terjadinya fenomena tersebut, saat ini terdapat 5 versi utama. Berikut penjelasannya…
PERBUATAN MANUSIA.
Sebenarnya sulit untuk percaya kalo ini perbuatan manusia. Cukup banyak yang beranggapan, bahwa apa yang disebut lingkaran ladang gandum itu tidak lebih dari perbuatan iseng seseorang. Menurut ilmuwan Anderro dari Inggris yang telah menyelidiki sekaligus meneliti fenomena tersebut selama 17 tahun lamanya, bahwa ada sekitar 80% lingkaran ladang gandum itu merupakan buatan manusia. Seorang warga Inggris pernah menuturkan kepada media massa, bahwa dia dan beberapa temannya adalah pembuat lingkaran ladang gandum di London, Inggris. Sebelumnya mereka telah mempersiapkan gambar desain, ketika gandum di ladang hampir matang, dengan sebuah paku panjang dipantakkan di ladang gandum, dan paku itu dijadikan sebagai pusatnya, selanjutnya, melingkari permukaan tanah dengan tali, lalu muncullah sebuah lingkaran ladang gandum. Masalahnya, apakah mungkin dia dapat membuat lingkaran tersebut dalam satu malam tanpa alat bantu yang memadai? lalu tujuan membuatnya untuk apa?
MEDAN MAGNET.
Sebagian lingkaran aneh tersebut telah dikesampingkan kemungkinannya terjadi karena ulah manusia. Sebab struktur gambar mereka (lingkaran aneh) yang rumit, ukurannya yang besar, desain yang indah, sama sekali bukan hasil buatan manusia yang dapat dikerjakan dalam waktu semalam. Meskipun Anderro bersikeras mengatakan bahwa 80% lingkaran ladang gandum itu adalah buatan manusia, namun, dia juga yakin, bahwa 20% sisanya adalah pembentukan alami karena efek medan magnet bumi. Dalam medan magnet terdapat suatu daya gerak yang gaib, dapat menghasilkan suatu arus listrik, sehingga tanaman “berbaring datar” di atas permukaan tanah. Ahli terkait asal AS yakni Jeffery Walson telah meneliti 130 lebih lingkaran ladang gandum, dan didapati bahwa 90 % disekitar lingkaran aneh tersebut terdapat transformator yang berhubungan dengan kabel tegangan tinggi. Di bawah panjang garis keliling sepanjang 270 meter tersebut terdapat sebuah kolam, oleh karena di-airi, maka ion yang dikeluarkan tanah dari bagian dasar ladang gandum dapat menghasilkan elektrik negatif, sedangkan transformator yang dihubungkan dengan kabel tegangan tinggi menghasilkan elekrik positif. Setelah elektrik negatif dan positif bersentuhan dapat menghasilkan energi magnet listrik, selanjutnya merobohkan gandum lalu membentuk lingkaran aneh. Namun demikian mereka belum bisa memberikan seluruh jawaban dari pertanyaan bagaimana bentuk-bentuk aneh itu dapat terbentuk? Apakah mungkin energi dapat berbentuk bunga atau kelajengking?
ANGIN TORNADO.
Menurut fisikawan dari Universitas Michigan, AS yakni Dr.Delon Smith, bahwa perubahan musim panas tidak menentu, angin tornado adalah sebab utama yang menyebabkan lingkaran aneh itu. Melalui risetnya dia mendapati, bahwa sejumlah besar lingkaran aneh di ladang gandum yang muncul di sisi gunung atau daerah yang berjarak 60-70 km dari gunung, di mana tempat seperti ini adalah tempat yang mudah sekali membentuk angin tornado. Tapi apakah angin tornado dapat membuat lingkaran dengan ketelitian tertentu tersebut?
BUATAN MAKHLUK LUAR ANGKASA ATAU BIASA DISEBUT ALIEN.
Banyak yang meyakini, bahwa sebagian besar lingkaran aneh di ladang gandum terbentuk dalam waktu satu malam, besar kemungkinan adalah hasil karya makhluk luar angkasa. Sejak 1990, fotografer Alexander mengatakan, dia melihat cahaya yang ganjil di ladang gandum, cahaya itu terbang kesana-kemari di antara kedua lingkaran aneh. Keberadaan alien di perut bebek liar di San Franscisco AS barangkali memperkuat dugaan ini.
HETERODOXY (PANDANGAN SUMBANG/KASAT MATA)
Sejumlah orang percaya, bahwa di balik lingkaran ladang gandum terdapat berbagai macam kekuatan gaib, kaya segitiga bermuda gitu. Menurut dugaan ini, ada yang lantas menyebut lingkaran aneh itu sebagai “pemberitahuan bencana”, agar supaya menyebarkan pandangan sumbang yang meyimpang dari ajaran ortodoks. Mengapa lingakaran aneh tersebut kerap muncul disitu? Dan kini, lingkaran itu pernah muncul di ladang bunga matahari, Rusia, lantas kenapa bisa demikian? Mungkin kita hanya dapat menunggu ilmuwan untuk menyingkapnya lebih lanjut.

LONDON (Berita SuaraMedia) - Warga Berbah, Sleman, dihebohkan dengan penampakan crop circle atau lingkaran simetris di sebuah persawahan.

Beberapa petugas dari Polsek sudah melakukan pengecekan, namun menurut dia, belum bisa dipastikan apa penyebab terjadinya fenomena tersebut. "Petugas hanya mengecek saja dan berjaga-jaga. Namun, belum bisa dipastikan asal mula terjadi fenomena itu," ujar dia.

Menurut dia, sebelum terjadi fenomena penampakan lambang seperti UFO, kondisi cuaca di daerah Sleman belakangan ini memang seringkali hujan disertai angin kencang. "Banyak warga yang tidak percaya terjadi fenomena itu karena faktor alam, sehingga menganggap itu UFO yang mendarat," tuturnya.

Fenomena crop circle ini sebelumnya lebih marak terjadi di Inggris dan Amerika Serikat, sehingga sontak membuat heboh.

Bagaimana menjelaskan fenomena crop circle ini? BBC memberitakan sebuah tulisan dari David Kingston, seorang peneliti crop circle, yang bercerita mengenai fenomena yang diduga sudah terjadi sejak abad 17 itu. Dalam tulisannya berjudul "The History of Crop Circles," Kingston menyatakan sudah mengamati fenomena ini sejak pertama kali melihatnya pada 1976.

"Saya telah menjadi "penjaga malam" untuk UFO di Clay Hill, Warminster," katanya diberitakan BBC pada 2004 lalu.

Kingston melihat tiga bulatan terpisah yang berukuran diameter enam kaki, bercahaya terang, beterbangan di atasnya selama tiga jam di puncak Bukit Clay, lalu bergabung menjadi satu bulatan dan lalu bercerai lagi. Lalu tiba-tiba salah satu bulatan itu turun sekitar 30 kaki dan meluncur ke sebuah ladang di dasar Bukit Clay.

Saat fajar, Kingston melihat sebuah lingkaran di sebuah ladang gandum di kaki bukit itu. Saat diperiksa, tak ada tanaman yang patah, hanya lingkaran bulat penuh rata berdiameter 30 kaki.

Saat itulah Kingston menyadari telah melihat langsung fenomena yang pada tahun 1966 menggemparkan Australia. Sejak itu, Kingston berusaha mendalami crop circle.

Dalam pencariannya itu, Kingston menemukan dalam literatur Prancis mengenai fenomena aneh di pinggir kota Lyon. Seorang pendeta di Lyon menyebutkan sebuah "karya setan" di sebuah ladang gandum yakni "lingkaran rata."

Beberapa petani juga mengaku kepada Kingston pernah melihat yang sama, namun tak ada gambar. Ada juga pilot yang bercerita kepada Kingston melihat lingkaran-lingkaran aneh dan bahkan memfotonya.

Lingkaran-lingkaran itu ternyata bukan hanya muncul di ladang gandum, namun juga di rumput dan bahkan tanaman seperti bit, tebu dan sawah seperti terjadi di Jepang. Bahkan di Afghanistan, ada yang melihat lingkaran serupa di salju pegunungan yang bertinggi 4.000 meter di atas permukaan laut.

Sejak itu, Kingston memulai penelitian yang disebutnya Penyelidikan Fenomena Tanaman. Kingston bekerja sama dengan sejumlah lembaga termasuk laboratorium Dr. William Levengood di Amerika. Mereka mengumpulkan sampel crop circle dari berbagai belahan dunia. Hasilnya ditampilkan di jurnal ilmiah.

Apa saja faktanya?

- Formasi itu dibentuk semacam energi, yang memiliki kemampuan melewati struktur molekul tanaman tanpa merusaknya. Energi inilah yang memunculkan anomali fotografis.

- Ada distorsi medan elektromagnetik bumi, kadang muncul gambar hantu dalam jarak dekat dari formasi asli.

- Pancaran cahaya terekam di film atas formasi.

- Energi yang terlibat tak dikenal digunakan di bumi.

- Beberapa formasi meradiasikan frekuensi kira-kira 7,5hz dalam spektrum elektromagnetik namun bisa berbeda-beda di beragam formasi.

Kingston lalu mengelaborasi data itu menggunakan program komputer. Hasilnya, bisa menghasilkan musik dan suara indah. Fakta baru muncul: - Frekuensi ini juga muncul saat ada penampakan UFO

- Meski tanaman telah dipanen, pola yang sama berbekas minimal enam bulan di tanah. Ini jelas tak bisa dilakukan manusia.

- Di beberapa formasi, kompas berotasi mengikuti anomali magnetik, perekam gambar, telepon genggam dan barang elektronik lainnya yang berbatere langsung kehabisan energi.

- Tanaman di luar formasi tidak memunculkan perubahan karakter struktur sel seperti tanaman dalam formasi.

- Tak ada konsistensi. Di beberapa formasi, ada faktor suara, ada anomali magnetik, anomali fotografis dan bekas di tanah.

- Tanaman dalam formasi masih bisa dipanen

- Ada 80 persen formasi yang dibentuk manusia karena ingin sensasi.

Dan Kingston berkesimpulan, pola geometris itu jelas bukan buatan manusia. Ada misteri yang harus dibongkar. (ar/vs2) www.suaramedia.com

Crop circle muncul di Morgan Hills

Lagi, crop circle muncul di Inggris. Kali ini ia muncul di Morgans hill, dekat Bishop Canning, Wiltshire. Crop circle ini dilaporkan muncul pada tanggal 2 Agustus. Seperti yang saya singgung sebelumnya, beberapa crop circle memang muncul di Inggris dalam satu minggu ini, namun saya hanya melaporkan crop circle yang saya anggap unik dan misterius. Seperti yang satu ini.



Menurut saya Crop circle yang satu ini lebih condong ke aspek unik dibanding aspek misterius. Polanya yang spesifik dan cenderung rumit memang menunjukkan bahwa pembuatnya adalah seorang yang berseni. Beberapa peneliti yang melihat crop circle ini segera merujuknya ke "sacred geometry". Coba anda membelah crop circle ini menjadi dua bagian yang sama besar, maka potongan yang tercipta akan memiliki pola yang sama.

Anyway, saya tidak suka dengan crop circle yang satu ini. Menurut saya polanya terlihat seperti sebuah pola yang kita temukan di taplak meja atau kue kering lebaran. Kurang misterius. Betul kan ?

(cropcircleconnector.com) Semoga Bermanfaat....

Share on Facebook
Bookmark and Share

Kamis, 13 Januari 2011

Juve Akan Coba Lagi Boyong Di Natale

Agen Antonio Di Natale menyebut kabar Juventus akan mendekati kliennya sebagai isapan jempol.

Antonio Di Natale - Udinese-Lecce - Serie A 
(Getty Images)
Galeri Foto
Perbesar
Antonio Di Natale - Udinese-Lecce - Serie A (Getty Images)

Terkait

Tim

Figur

Juventus dikabarkan akan kembali mencoba mengeluarkan striker Antonio Di Natale dari Udinese, dan memboyongnya ke Turin.

Mengutip sejumlah sumber, Il Corriere dello Sport memberitakan Bianconeri melihat Di Natale sebagi opsi termurah dibanding Diego Forlan. Namun kecintaannya kepada Udinese, membuat Juve perlu kerja keras membujuknya.

Tahun lalu, Juventus berupaya mendapatkan pencetak gol terbanyak ini. Di Natale menolak, dengan menegaskan akan tatapa bermain di Friuli.

Beppe Marotta, general manajer Juventus, mengatakan dirinya melihat Di Natale sebagai pengganti Fabio Quagliarella paling cocok.

Tahun lalu, Juventus berani membelinya dengan harga €5,5 juta. Saat itu Udinese tidak keberatan melepasnya.

Kini, harga Di Natale akan jauh di bawah €5,5 juta, meski produktivitasnya tak berkurang. Saat ini Di Natale telah mengoleksi 13 gol dari 18 laga.

Namun agen Di Natale membantah kabar Juventus kembali mendekati kliennya. Tuttosport memberitakan sang agen menyebut isu itu hanya isapan jempol.

 

Rabu, 05 Januari 2011

Del Piero Ditawari Jabatan Pengurus Di Juventus

Del Piero kemungkinan akan tetap dipertahankan musim depan tetapi dengan syarat yang harus dipenuhi.

Alessandro Del Piero, Juventus (Foto Grazia Neri)
Galeri Foto
Perbesar
Alessandro Del Piero, Juventus (Foto Grazia Neri)

Terkait

Tim

Figur

Juventus menginginkan Alessandro Del Piero menjadi salah satu pengurus di klubnya tersebut saat karirnya sebagai pemain telah usai, seperti yang dilansir La Gazzetta dello Sport.

Pemain berusia 37 tahun tersebut akan habis masa kontraknya akhir musim ini dan tampaknya kedua belah pihak akan duduk bersama untuk membahas masa depan Del Piero.

Del Piero tidak menunjukkan tanda-tanda akan pensiun musim ini, dengan membuat caps bersama Juventus lebih banyak daripada pemain lain. Dia telah bermain sebanyak 26 kali dari 28 pertandingan, dengan rata-rata 55 menit per-pertandingan.

Bagaimanapun juga, mempertimbangkan umurnya, Juventus akan realistis dalam bernegoisasi untuk kontrak kedepannya.

Tampaknya Juve akan memperpanjang kontrak Del Piero dengan syarat. Musim depan, kemungkinan besar legenda Juve tersebut akan tetap menjadi pemain tetapi juga merangkap sebagai asisten pelatih Luigi Del Neri.

Selasa, 04 Januari 2011

Trakindo Wahana

            suasana kerja Trakindo Wahana yg notabene adalah site baru Wahana Barutama Mining yg lahan nya di kerjakan oleh Leighton Contractor Indonesia yg memiliki populasi  kurang lebih 300 unit Caterpilar.


salah satu kegiatan Trakindo Wahana......hehehehe
But we still the best solution provider......

Senin, 03 Januari 2011

Inikah Demokrasi Virtual - Digital Ciptaan Peradaban Manusia Modern? Putuskan Cinta Lewat Facebook!

Agus Purwoko
| 02 March 2010 | 02:39
Total Read
112
Total Comment
1
Nihil.
Mungkin kejadian ini sudah lazim dan tidak aneh lagi bagi kalangan remaja kita.Namun berikut sebuah pemaparan yang diakibatkan oleh kemajuan tehnologi tersebut. Yang mungkin tidak lazim bagi kaum kita khususnya orang tua.
Jari-jemarinya lincah bermain di atas papan keyboard. Tak sampai tiga menit kemudian, pemuda tanggung itu pun mengakhiri kisah cintanya via online. Epos romansa yang terlibas kecanggihan teknologi internet?
Di sebuah sudut kota Jakarta, Ryan (bukan nama sebenarnya) menceritakan perkenalannya dengan seorang gadis melalui situs jejaring sosial facebook. Sapa-menyapa yang kerap dilakukan, membuat keduanya tertarik. Pertemuan yang dirancang kemudian pun, berlanjut pada jalinan kasih kedua insan.
Namun, ketika hati tak lagi cocok, pemuda dengan paras lumayan ini pun segera memutus tali cintanya secara singkat melalui dunia maya. “Saya ketemu pacar lewat facebook, kenalan, terus chating, kopi darat. Jadi sekarang putusnya lewat facebook saja, lebih gampang, simpel, nggak cape-cape,” kata Ryan (23), ini cuma sebagai contoh, tapi hal yang sesungguhnya adalah sangat lebih dari contoh tersebut.
Inilah demokrasi virtual-digital ciptaan peradaban manusia modern. Alih-alih memudahkan manusia dan aktivitas bersosialita, teknologi internet (digital) kini sudah merasuk menembus bilik-bilik waktu, rutinitas, budaya, hingga wilayah privat sekalipun seperti urusan asmara.
Adaptasi teknologi ini pun terbilang cepat, melintasi samudra, benua, kantor-kantor, hingga ke toilet sekalipun.
Budaya tatap muka dibalut keramahan personal pun kini tergantikan oleh huruf-huruf dingin yang terpampang di layar monitor. Tak heran, bila romantika ala digital dalam kisah Ryan pun hanya menjadi sekelumit cerita dalam budaya baru berbasis teknologi.
Terbukti dari hasil jajak pendapat yang dilakukan sebuah lembaga survei di London. Disebutkan, kini semakin banyak orang yang memutuskan hubungan cinta melalui media digital, seperti e-mail dan situs jejaring sosial (facebook, twitter, dan lainnya).
“Lebih dari sepertiga dari 2.000 orang (34%) yang diwawancarai mengatakan, mereka memutuskan hubungan melalui e-mail, sementara 13% telah mengubah status di situs Facebook menjadi single tanpa memberi tahu kepada pasangannya,” demikian hasil survei yang dikutip Reuters Rabu (24/2) kemarin.
Sementara hanya sedikit orang London memutuskan pasangannya melalui handphone, yaitu 8%, ada beberapa yang masih memilih cara ‘jadul’ untuk mengakhiri hubungannya, yakni dengan tatap muka atau bertemu langsung, 38%. “Putus melalui digital merupakan cara yang paling banyak digunakan,” ujar Manajer Penjualan pada DateTheUk Sean Wood.
Pengamat marketing komunikasi massa Universitas Padjadjaran Bandung, Andre Vincent Wenas mengatakan, beberapa orang cenderung menggunakan cara digital untuk putus hubungan. Selain lebih praktis dan cepat, cara ini juga menghindari kesalahpahaman.
Hal ini juga menghindari pertengkaran yang biasanya muncul pasangan bertemu muka dan berbicara langsung akan memicu pertengkaran pasangan kekasih. “Kini pertukaran ide berada dalam jalur bebas hambatan budaya, prasangka. Dorongan kekuatan teknologi telah meruntuhkan banyak hambatan komunikasi yang irasional,” ujar Vincent.
freenomena facebook, twitter, email, dan media virtual lainnya merupakan pembuktian demokrasi massal. “Demokrasi ala facebook telah membuktikan kedigdayaannya, terlihat dari kasus cicak-buaya, koin prita, dan sebagainya,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran internet dalam beragam bentuk aplikasi dari yang jadul (Friendster) hingga yang sedang booming (Twitter) ibarat pil doping. Khususnya peradaban ‘facebook’ yang bisa dijadikan rujukan sumber berita bagi media, seolah ada dalam sebuh republik.
“Ini adalah akselerasi kesembilan trend tadi, bentuknya bermacam-macam, misalnya digitalisasi, mobilisasi, personalisasi, virtualisasi. Mereka saling bereaksi kimia satu sama lain dan lahirrlah sebuah dunia bebas yang baru,” papar Vincent yang juga dosen Fikom ini.
Gambaran fenomena tadi ibarat menempatkan manusia berada dalam sebuah dilema. Kehadiran teknologi, faceboook, twitter, dan sebagainnya, di satu sisi ia merrontokkan tradisi budaya dan nilai-nilai dan etika. Namun, di sisi lain, manusia dan peradaban secara de facto tidak bisa hidup tanpa teknologi. “Manusia tak bisa menolak atau menghentikan laju kebudayaan. Tak ada pilihan selain manusia masuk dalam pergelutan teknologi itu dengan memanfaatkan sebaik-baiknya,” pungkas Vincent.

Tags: kehidupan, modern, remaja, demokrasi, facebook, jejaring sosial
Sebarkan Tulisan:

Juve Incar Van Persie

Juve akan tambahkan Felipe Melo ke dalam paket penawaran apabila diperlukan.

Oleh Tegar Paramartha

2 Jan 2011 18:20:00

Robin Van Persie - Arsenal, (Getty Images)
Galeri Foto
Perbesar
Robin Van Persie - Arsenal, (Getty Images)

Terkait

Tim

Juventus berniat untuk membuka harga £20 juta untuk seorang Robin Van Persie dalam minggu-minggu ini.

The Daily Star Sunday mengabarkan bahwa Juventus akan memberi dana segar, tetapi mereka juga akan memasukkan Felipe Melo sebagai tambahan apabila hal tersebut diperlukan.

Van Persie yang kini berusia 27 tahun lebih banyak menghabiskan waktu di ruang dokter dalam tiga musim terakhir setelah mendapat cedera. Dan Arsene Wenger harus berterima kasih kepada Marouane Chamakh yang berhasil menggantikan perannya.

Pemain asal Belanda tersebut juga tampaknya lebih tertarik untuk mencari tantangan baru, terutama apabila Arsenal kembali hampa gelar musim ini.